Minggu, 01 Agustus 2010

Penenang Jiwaku

Kekasihku
Di saat diriku dibombardir dengan ketidak setujuan akan tindakan yang akan kuambil nanti. Hatiku tetap mantap,karena kutahu dirimu mendukung langkahku.

Disaat orang2 sekitarku meragukan cita2ku. Hatiku tetap mantap,karena kusadari bahwa dirimu yakin akan tujuanku

Disaat yang lain menyayangkan pada keputusan yang akan kuambil nanti.Hatiku tetap melangkah dengan tegas karena kuyakin dirimu tak tergoyahkan akan bujukan yg lain.

Ibu dari putri putraku
Keberadaanmu membuatku semakin bersyukur kpd-Nya.

"I Really Love You"

(Gantira, Jakarta 1 Agustus 2010)

Jumat, 23 Juli 2010

Terima Kasih...

Sayangku
Hatiku sangat senang saat dirimu memahami apa yang kusampaikan

Jiwaku sangat bahagia saat dirimu menerima pemahamanku

Diriku sangat damai saat dirimu mengerti apa yang kuinginkan

Qalbuku sangat sejuk saat dirimu mengatakan siap untuk kondisi ekonomi seberat apapun yang mungkin terjadi sebagai efek dari yang akan kulakukan dalam menempuh ridho-Nya

Belahan jiwaku
Karena dirimu telah berusaha menyenangkan seluruh jiwa ragaku,maka akupun akan mendukung apapun yang menyenangkan jiwa ragamu juga.

Terima Kasih 'My Love'

(Gantira, Jakarta 23 Juli 2010)

Senin, 12 Juli 2010

Masa Dulu dan Masa Kini

Semalam kubermimpi kedatangan seorang tamu yang dulu pernah kusukai.Lalu permainsuriku berbincang2 dengannya,sebagaimana perbincangan sesama teman walaupun bidadariku tahu siapa dia.

Kutatap wajah wanita itu.Maka kuketahui,itu hanya cinta masa silam.Dan tidak ada kewajibanku sedikitpun pdnya.Belum tentu diapun cocok dengan pemahamanku saat ini.

Kutatap wajah belahan jiwaku. Kuyakini,dialah cintaku saat ini. Sudah ada tanggungjawabku pdnya. Kutahu,matahariku mendukung semua pemahamanku saat ini. Dia siap hidup kekuranganku.

(Gantira, Jakarta 12 Juli 2010)

Mencintaimu

Bidadariku...
Walaupun dirimu jauh di kota gudeg sana,namun dirimu bagai ada disisiku.

Belahan jiwaku...
Keluh kesah&rahasia besarku hanya dapat kuungkapkan kepadamu selain kepada-Nya.Karena kuyakin dirimu memahami kekuranganku.

Permainsuriku...
Perjuanganmu untuk memahamiku&mendidik anak2 kita begitu berharga bagiku.Kerja kerasmu membuatku semakin menyayangimu.

Matahariku...
Jiwa ini terasa semakin terang&mantap untuk terus menggapai cinta-Nya ketika dirimu memahamiku.

Penyejuk hatiku..
Aku sangat mencintaimu.

(Gantira, Jakarta 12 Juli 2010)

Senin, 22 Juni 2009

"Keabadian"

Permaisuriku. Cintaku padamu sepenuh langit dan bumi, sejernih embun yang menetes di pagi hari, seterang matahari di siang hari, seindah malam yang dihiasai bintang-bintang dan setulus senyuman bayi saat mimpi indah dalam tidurnya.

Permata hatiku. Dunia ini sangatlah singkat, sekejap antara tiap kedipan mata kita, secepat peredaran oksigen dalam tubuh kita, sekilat halilintar yang merobohkan pohon yang disambarnya. Kutak ingin cintaku padamu sefana itu.

Sayangku. Kuingin cintaku padamu abadi selamanya. Kuingin cinta kita bersemi tanpa dibatasi waktu yang memutuskannya. Semua ini hanya bisa didapat bila kita selalu taat pada-Nya, ketaatan dalam keadaan senang maupun susah di dunia yang fana ini. Sehingga kita bisa berkumpul kembali dalam keabadian yang penuh dengan kasih sayang-Nya.

I love you so much permata hatiku..

Gantira, Jakarta

Rabu, 24 September 2008

"Dirimu Adalah Belahan Jiwaku Sayangku"


Pada awal pertemuan dengan dirimu. Rasa cinta yang kurasakan saat itu tidaklah semanis yang kurasakan saat ini. Dulu yang kurasakan saat berdekatan denganmu adalah detakan jantung yang membuat darah ini mendidih. Ingin rasanya tangan ini meremas tanganmu, badan ini memeluk tubuhmu dan bibir ini mencium keningmu. Namun yang kurasakan dalam hati kecilku rasa ketakutan dan keberanian yang saling tarik menarik untuk mendekati dan sekaligus menjauhi keinginan itu.

Setelah ikatan suci disahkan, yang kurasakan saat berdekatan denganmu adalah kesejukan yang meresapi seluruh jiwa dan ragaku. Saat meremas tanganmu, tanganku terasa memegang intan permata yang tak ada duanya di alam semesta ini. Saat memeluk tubuhmu, jiwaku terasa menyatu dengan jiwamu menjadi suatu jiwa yang utuh dan sempurna. Saat mencium keningmu, bibirku terasa mencicipi air talaga surga yang tak pernah kubayangkan sebelumnya. Hati kecilku merasakan kebahagiaan surga dunia yang menggetarkan setiap sel ragaku.

Saat aku berada di tempat yang jauh dan merasakan kerinduan pada dirimu, maka aku langsung menelponmu. Dan pada saat yang bersamaan dirimupun merasakan yang sama sehingga kerinduan itu menyatu menjadi sebuah keutuhan yang sempurna. Ini kurasakan bahwa ada suatu ikatan batin yang menyatu antara kita. Aku merasakan sebuah komunikasi getaran jiwa di antara kita.

Saat aku dan dirimu bersama kembali, yang kurasakan adalah kedamaian yang meresap dalam seluruh jiwaku. Semua rasa resah dan gelisah terus tercurahkan dengan bebasnya pada dirimu. Saat dirimu menangis untuk mencurahkan rasa sedihmu, diriku merasa bagai seorang kesatria yang selalu siap menghiburmu sehingga kesedihanmupun berubah menjadi canda yang menghangatkan dunia kita.

Begitu pula pada saat diriku merasakan uneg-uneg yang luar biasa pada lingkungan kerjaku. Akupun mencurahkannya pada dirimu sehingga yang kurasakan adalah perubahan dari hati yang gelisah menjadi hati yang damai. Itulah nikmatnya berada disisimu belahan jiwaku.
Gantira, Jakarta

Rabu, 26 Maret 2008

Sebuah Dekapan Untuk Istriku


Kudekap dirimu didadaku, nampak wajah cantik yang semakin cantik dimataku. Lalu aku semakin erat mendekapnya, kecantikan itu malah semakin berlipat-lipat menatapku.



Ku bertanya padanya "bagaimana perasaan dirimu saat diriku mendekapmu sayang?". Dia menjawab bahwa dekapanku membuatnya semakin bahagia. Dirinya merasa berada disurga firdaus, sebuah surga yang indah menurut bayangannya. .


Aku dan dia bercanda sekitar kecantikannya, dia tersenyum padaku sehingga rasa cintaku padanya semakin mendalam dan berlipat didalam dadaku. Kemudian aku cium keningnya yang menawan dan dia terdiam dalam kebahagiaan yang menyeliputi dirinya. .


Dia katakan bahwa kehidupan yang paling membahagiakan baginya saat diriku ada didekatnya, akupun juga merasakan demikian sayangku. Lalu aku pegang tangannya dengan cinta yang mendalam disekujur hatiku, Jarinya memegang jemariku dengan eratnya dan diapun tersenyum dengan penuh kebahagiaan didalam genggaman tanganku. .


Lalu aku teringat pada salah satu perkataan nabiku "Apabila seorang suami memandang kepada istrinya dan istrinya memandang kepadanya maka Allah akan memandang kepada mereka dengan kasih sayang. Lalu bila suami memegang-megang tapak tangan istrinya maka dosa-dosa mereka akan berguguran melalui jari jemari mereka. (Hadist Shahih)" .


Aku merasakan Baiti janati, Keluargaku adalah surgaku. I love you cintaku, muah….


-Gantira- Jakarta